Aug 11, 2025 Tinggalkan pesan

Apa itu roda gerinda dan apa grit roda gerindanya?

Ketika berbicara tentang jumlah mata jaring roda gerinda, tentu kita perlu mengetahui apa itu roda gerinda terlebih dahulu.

1. Roda gerinda, juga dikenal sebagai bahan abrasif berikat, adalah jenis bahan abrasif yang paling penting dalam proses penggilingan. Mereka sering digunakan untuk mengolah dan menggiling bahan seperti logam, kaca, keramik, batu, dan kayu.

 

Ia menggunakan bahan pengikat untuk mengikat bahan abrasif biasa menjadi bentuk tertentu (kebanyakan berbentuk bulat dengan lubang tembus di tengahnya) dan memiliki kekuatan bahan abrasif terikat tertentu. Umumnya terdiri dari bahan abrasif, pengikat, pori-pori, dan matriks. Tiga bagian yang tidak termasuk matriks sering disebut sebagai tiga elemen bahan abrasif terikat.

 

Dari sini terlihat bahwa roda gerinda bukanlah batu alam, melainkan gabungan bahan pengikat dan bahan abrasif. Dikatakan metode sintering, antara lain metode sintering tanah liat dan metode sintering gelas air. Walaupun saya belum mengetahui apa itu clay dan water glass, namun hal ini tidak menghalangi saya untuk mengetahui sedikit saja, itu sebenarnya sudah cukup.

Menurut bahan abrasifnya, ada perbedaan antara seri aluminium oksida dan seri silikon karbida. Kalau superabrasif ada kubik boron nitrida dan intan/intan.

 

Dapat juga dibedakan berdasarkan bahan pengikatnya, antara lain: bahan pengikat resin, bahan pengikat karet, bahan pengikat keramik, dan bahan pengikat logam.

Ini adalah pemahaman dasar. Bahan abrasif berperan sebagai penggilingan, dan pengikatnya berfungsi untuk mengikat banyak partikel abrasif menjadi satu. Pemahaman ini tidak boleh salah.

 

 

2. Kasar

Abrasive adalah inti dari roda gerinda, jadi ada beberapa pepatah tentang itu, butiran abrasif (jenis), ukuran butiran (ukuran), organisasi (kuantitas), jika jenis dan kekuatan pengikat ditambahkan, itu adalah lima faktor.

Mengenai butiran abrasif telah kami sebutkan perbedaannya sebelumnya, disini kami akan langsung mengatakan ukuran butiran, yang mengacu pada besar kecilnya ukuran butiran abrasif, itu hanya satuan ekspresi, dan ukuran butiran mengacu pada diameter butiran kecil. .

 

Ukuran butir dibagi menjadi dua kategori: butiran abrasif dan bubuk mikro.

Jumlah ukuran butiran roda gerinda dinyatakan dengan jumlah lubang per inci saringan yang dilalui butiran abrasif. Tingkat butiran abrasifnya adalah 2000-40μm (mikrometer), dan tingkat serbuk mikronya adalah 40-0.5μm (mikrometer).

Misalnya butiran abrasif 60# berarti ukurannya hanya bisa melewati saringan dengan 60 lubang per inci. Untuk bahan abrasif dengan ukuran partikel kurang dari 40μm disebut bubuk mikro.

 

Penilaian dilakukan dengan pengukuran mikroskopis, dengan W dan angka setelahnya mewakili angka ukuran partikel. Angka setelah W mewakili ukuran sebenarnya dari serbuk mikro, seperti W20, yang berarti ukuran sebenarnya dari serbuk mikro adalah 20μm.

Dari gambar di atas, kita dapat melihat tiga metode penandaan, dengan # di akhir, μm, dan W di awal.

 

3. Nomor mata jaring roda gerinda

Nomor mata jaring roda gerinda mengacu pada jumlah butiran pasir per inci pada permukaan roda gerinda, biasanya dinyatakan dalam angka. Ini adalah nomor mesh yang disebutkan di atas, yaitu mesh nomor 36, 60, 80, yang juga dapat ditulis sebagai 36#, 60#, 80#. Artinya, semakin besar nilainya, maka semakin halus pula abrasif roda gerinda tersebut.

Akal sehat juga mengetahui bahwa semakin besar partikelnya, yaitu semakin kecil jumlah mata jaringnya, maka penggilingannya akan semakin kasar. Artinya, pada saat menggiling, jumlah mata jaring yang digunakan diubah secara bertahap dari yang lebih kecil menjadi lebih banyak, sehingga dapat diperoleh benda yang lebih halus.

 

 

Kirim permintaan

Rumah

Telepon

Email

Permintaan