Sekarang, untuk perawatan permukaan benda kerja berukuran kecil dan menengah, digunakan mesin sebagai pengganti metode manual, termasuk benda kerja logam dan non-logam. Oleh karena itu, terjadi peningkatan besar dalam kecepatan dan persyaratan kualitas yang lebih tinggi. Alasan peningkatan kecepatan adalah dapat diproses dengan kecepatan tinggi dalam jumlah banyak, dan peningkatan kualitasnya adalah dapat membuat setiap permukaan setiap benda kerja terpoles secara merata, bahkan benda kerja dengan bentuk yang lebih kompleks juga dapat mencapai hal yang sama. permukaan dan alur yang cerah dan halus.
Dalam penggilingan dan pemolesan mekanis, peralatan utamanya adalah mesin penggilingan dan pemoles, yang meliputi mesin penggilingan dan pemolesan sentrifugal, mesin penggilingan dan pemolesan arus eddy, mesin penggilingan dan pemoles getaran, mesin penggilingan dan pemoles magnetik, dll., yang dapat membuat permukaan benda kerja sempurna. Karena kita dapat memperoleh banyak manfaat dengan menggunakan pemolesan mekanis, kita tetap harus melakukan yang terbaik untuk membuat penggilingan dan pemolesan lebih efisien dan berkualitas lebih baik.
Agar mesin gerinda dan pemoles mencapai efisiensi kerja terbaik, pemilihan material merupakan aspek yang sangat penting. Pemilihan bahan mengacu pada pemilihan bahan gerinda yang paling cocok sesuai dengan bahan, bentuk dan spesifikasi benda kerja untuk pemolesan permukaan benda kerja. Artinya, sebelum menggerinda dan memoles benda kerja, sesuai dengan karakteristik benda kerja dan bahan gerinda pemoles, merumuskan bahan yang cocok untuk penggerindaan dan pemolesan permukaan benda kerja dan dapat mencapai hasil yang lebih baik, kemudian melakukan penggilingan dan pemolesan. Hal pertama yang harus ditentukan adalah bahan gerinda dan pemoles abrasif yang merupakan media utama untuk menggerinda dan memoles permukaan benda kerja. Oleh karena itu, pemilihan bahan abrasif penggilingan dan pemolesan yang tepat merupakan faktor utama yang menentukan perlakuan permukaan benda kerja. Kemudian sebelum menggerinda dan memoles benda kerja, perlu dirumuskan cara pengoperasian dan rencana material, serta menentukan jenis cairan gerinda pemoles dan bahan pencerah gerinda.
Umumnya pemolesan permukaan benda kerja dilakukan dalam tiga tahap yaitu pemolesan kasar, pemolesan halus, dan pemolesan cermin. Pilih spesifikasi dan jenis bahan abrasif penggerinda dan pemoles, cairan penggerinda pemoles, pencerah penggerinda, dll. Gunakan bahan penggosok pemoles kasar untuk pemolesan kasar dan cairan pemoles yang sesuai dengan karakteristik benda kerja. Gunakan bahan abrasif pemoles halus untuk pemolesan halus. Gunakan bahan abrasif pemoles permukaan untuk pemolesan halus, dan pilih pencerah penggilingan yang sesuai. Hanya dengan cara inilah penggilingan dan pemolesan mekanis dapat mencapai efek terbaik.












